Zona Integritas | SMPN 1 Lumajang Bertekad Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi

SPENSALU-Zona Integritas (ZI) merupakan sebutan atau predikat yang diberikan kepada kementerian, lembaga dan pemerintah daerah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai niat (komitmen) untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kementerian, lembaga dan pemerintah daerah yang telah mencanangkan sebagai ZI mengusulkan salah satu unit kerjanya untuk menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi.

Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja. Sedangkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.

Komitmen Bersama : Semua warga SMPN 1 Lumajang bersikap ramah,santun,dan terbuka dalam melayani masyarakat dengan pelayanan prima

Diharapkan melalui pembangunan Zona Integritas ini unit kerja yang telah mendapat predikat WBK/WBBM dapat menjadi pilot project dan benchmark untuk unit kerja lainnya sehingga seluruh unit kerja tersebut diberikan kebebasan untuk bekerja dengan benar sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan. Selain itu unit kerja berpredikat WBK/WBBM merupakan outcome dari upaya pencegahan korupsi yang dilaksanakan secara konkrit di dalam lingkup Zona Integritas.

Permenpan RB Nomor 52 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Permenpan RB Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan Instansi Pemerintah telah menjelaskan bahwa proses pembangunan Zona Integritas memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui, yaitu pencanangan, pembangunan, pengusulan, penilaian, dan penetapan.

Pakta Integritas : penanda tangaan pakta integritas sebagai wujud komitmen dalam upaya penegakan sekolah berbasis zona integritas dan antikorupsi

Tahapan yang paling penting dalam Zona Integritas adalah pembangunan itu sendiri. Pembangunan berarti membangun integritas pada unit instansi pemerintah melalui berbagai perubahan dan perbaikan yang terencana, massif, komprehensif, dan sistematis. Membangun integritas berarti membangun sistem, membangun manusia, dan membangun budaya.

Membangun sistem berarti membangun berbagai instrumen, SOP, dan peraturan untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi/perbuatan tercela lainnya. Sebagai contoh, membangun sistem pengendalian gratifikasi, membangun Whistleblowing System (WISE), membangun sistem pengendalian intern, dan lainnya.

Membangun manusia berarti membangun mindset aparatur pemerintah untuk enggan, malu, dan merasa bersalah melakukan tindak pidana korupsi/tindakan tercela lainnya. Proses membangun mindset tidak mudah, karena akan ditemukan keengganan bahkan penolakan. Selain itu pula diperlukan waktu yang tidak singkat dengan pembiasaan yang terus menerus.

SMP N 1 Lumajang berupaya untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Bersih Melayani dengan melakukan hal hal berikut:

  • Membudayakan Hadir dan pulang tepat waktu dengan menggunakan SIPERLU presensi berbasis aplikasi berdasarkan peraturan pemerintah kabupaten Lumajang yang berlaku bagi PNS Guru dan PNS Tenaga kependidikan dan presensi berbasis digital bagi semua guru dan karyawan nonPNS
  • Mengintegrasikan Pendidikan Antikorupsi pada Kegiatan Belajar Mengajar khususnya  mata Pelajaran PPKn dan Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
  • Semua warga SMPN 1 Lumajang bersikap ramah,santun,dan terbuka dalam melayani masyarakat dengan pelayanan prima
  • Menjadi contoh dan panutan bagi orang tua,masyarakat dan menjadi tuntunan bagi peserta didik
  • Sebagai bentuk Pembinaan mental spiritual dilakukan kegiatan siraman rohani secara kontinyu melalui anjangsana bergilir
  • Pembiasaan positif misalnya sapa,senyum,salam diatara warga sekolah
  • Pembiasaan doa bersama,pembacaan asmaul husna,menyanyikan lagu kebangsaan, hormat bendera dan pembacaan pancasila di awal pelajaran
  • Memasang MMT, Baner, Spanduk, Poster tentang zona integritas di lingkungan sekolah dan media sosial maupun web sekolah
  • Penandatanganan dokumen Pakta Integritas yang dilakukan oleh seluruh elemen warga sekolah, baik siswa,guru,kepala sekplah maupun orang tua
  • Menyediakan mekanisme pengaduan masyarakat melalui kotak surat atau nomor hp atau WAG WAG paguyuban yang ada
  • Keterbukaan informasi mengenai anggaran BOS ke publik secara berkala melalui papan data yang diletakkan di tempat terbuka
  • Penerapan ujian berbasis komputer yang mampu meminimalisir kecurangan saat ujian bagi siswa
  • Laporan harta Guru dan karyawan melalui aplikasi SIHARKA
Teladan : Menjadi contoh dan panutan bagi orang tua,masyarakat dan menjadi tuntunan bagi peserta didik adalah upaya yang terus menerus dilakukan di SMPN 1 Lumajang.

Sekian,salam integritas. Dari berbagai sumber. (NOelle)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
💬 Spensalu ?
Hello 👋
Ada yang bisa kami bantu?